Saturday, 12 September 2015

Kisah Yang Telah Usai

Sakitnya tuh disini ketika harus melupakan seseorang yang kita sayang. Padahal kita sendiri juga tahu akan efeknya, yakni, terasa menyakitkan. Tapi itulah konsekuensinya. Setidaknya, hal inilah yang sedang aku rasakan saat ini.Betapa hancur hatiku dan juga remuk jiwaku tatkala melihat sidia bersama yang lain :-(
Bukan perkara mudah untuk membahas hal ini, bila ku bertanya kemarin bersama siapa. Karena kutahu, semua itu hanya akan membuat keadaan semakin tak menentu. Diam, mungkin itu lebih baik bagiku. Karena semua telah kuakhiri tanpa notifikasi. Walaupun itu terasa berat meninggalkan kenangan bersama dia.

Buat apa bertahan, kalau toh orang yang kita cintai tidak pernah merasakan. sakitnya tuh disini ketika melihat kepura-puraan dalam zona dan area kedustaan. Walaupun sebenarnya ada rasa rindu yang mendalam pada candanya, meskipun kisah yang telah usai.

Cinta ini telah membuatku tak menentu, seperti kode php dan html yang berada tepat didepanku. Entah apa yang harus aku lakukan? Padahal semua telah di-expand dan ku-uraikan satu persatu dalam balutan HTML untuk rasaku kepadanya, tapi tetap saja tak bisa mengeksekusi. Justru, yang ada hanyalah membuatku harus mengambil keputusan dengan tegas 'agar' diriku melupakan semua tentangnya termasuk prasasti kenangan

Selamat Tinggal Kenangan
Kisah yang telah usai
Rasa yang selalu menikam hati
Rasa yang selalu membuat sakit
Rasa yang selalu membuat air mata menetes

This Is The Newest Post

7 comments

Diobati atuh, biar nggak sakitnya tuh di situ hehehehe, Tak perlu meneruskan rasa itu, tinggalkan dengan perlahan dan raih masa depan *ahe*hehe

meninggalka rasa secara perlahan mungkin bisa jadi solusi mbak :)

sakitnya tuh disini...lama nian aku ndak kemari...hehehehe

ah iya nihh mas inii... hehehe

belajar dari pak ustadz yang ada diatas saya, mbak aiy :)

ga terasa sudah hampir setahun pak :(


EmoticonEmoticon