Aku tak mau menulis lagi. Tak mau! Rasanya, ingin kututup saja blog Secarik Kertas. Bukan tanpa alasan, karena aku sadar, mereka tak pernah menganggapku ada dan hanya menganggapku sebagai pecundang yang takkan pernah berarti apapun.
Aku yang selalu ditemani coretanku dalam buku diary (draf untuk artikel blog) hanya bisa menangis dan intropeksi, benarkah diriku memang tak pernah berarti.
Ingin rasanya aku membakar semua coretan dibuku diary ini? Namun aku masih ragu dan bimbang. Haruskah aku merelakan coretan buku diary yang aku tulis sejak mengenal blog hingga sekarang. Namun disisi lain, aku juga ingin coretanku ini dibaca dan namaku juga dikenal sahabat secarik kertas.
13 comments
hiks hiks hiks..
kenapa mbak uswah.
semangat dong :)
tetep semangat ya kang jum, sayang blog nya udah jadi web.id kalo di buang begitu saja hehe
iya mbak, ini juga mulai bangkit dari rasa malas :-)
iya mbak devina, ini juga sudah mulai bangkit dari keterpurukan :-)
terima kasih mbak atas support nya.
bukan maksud hati ingin meng-GURU-i kang jum dalam hal ini, tetapi apa yang kita tulis hakikatnya adalah untuk mereka (pengunjung) baca, dan itu mutlak hanya untuk mereka, tetapi kita juga sebagai sipembuat tulisan tidak bisa memaksakan agar mereka suka dengan apa yang kita tulis.
saya pernah bertanya kebeberapa sahabat dengan nada seperti ini:
kenapa Anda suka berkunjung di blog itu..?
alasannya:
1. saya suka dengan tampilan blognya,
» secara tidak langsung 60% pengunjung yang mau berkunjung lagi karena blog yang mereka kunjungi cantik dan menarik
2. infonya lagi yang saya cari
» tandanya hanya sedikit mereka yang akan menjadi TUNTAS apa yang kita tulis
3. loadingnya cepat
» sebelum bertanya, coba merasa sendiri, apakah menunggu itu sesuatu hal yang menyebalkan atau gak.? jika menyebalkan maka percepat loading blog.
4. cerita dalam tulisannya selalu terbaru dan menginspirasi
» dipastikan pengunjung lebih mencari info yang sama sekali belum pernah mereka ketahui dan itu cerita yang unik dan bermanfaat.
5. membalas kunjungan
» blogwalking, karena dia sudah sering berkunjung ke blog saya dan saya membalas dengan berkunjung kembali, jadi jika tujuannya agar mereka mengenal kita, maka perkenalkan diri kita dengan berkunjung sebelum dikunjungi.
poin-poin ini hanya sebagai motivasi saja buat sahabat karibku Kang Jum, karena saya juga tidak bisa memaksakan harus begini kang jum, harus begitu, tetapi coba lihat mereka yang mau menulis panjang dalam sebuah posting, namun tidak ada pengunjung yang berkomentar, tetapi besoknya terbit posting yang sama panjangnya, mereka tidak mengharapkan terkenal, tetapi sekedar berbagi coretan dalam diary, hanya medianya adalah BLOG.
saran komentar diatas sangat setuju banget saya.
jangan menyerah dulu mas
semangaaat kang jum,saya aja yang blognya gado-gado dan gatau keindex google atau engga tetap saja pengen posting :D
mulai dari diri pribadi menghargai karya sendiri baru oranglain menghargai :)
cemungut donk bang, hihi
ya mbak :-)
ya mas :)
siap mas eka :)
EmoticonEmoticon